|
Kandungan Sidagori
Sidagori memiliki sifat khas manis dan mendinginkan. Daunnya mengandung alkaloid, kalsium oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, dan minyak asiri. Batang Sidagori mengandung kalsium oksalat dan tanin. Sementara bagian akar mengandung alkaloid, steroid, dan efedrine.
|
|
Kegunaan Sidagori
Sidagori memiliki khasiat anti radang, anti inflamasi, diuretik dan analgesik. Pada awalnya tanaman ini sering digunakan untuk mengobati penyakit, rematik, demam, disentri, peluruh haid, dan pelembut kulit. Namun belakangan ini sidagori banyak dimanfaatkan oleh penderita penyakit asam urat. Pada prinsipnya semua orang mengandung asam urat dengan kadar yang berbeda-beda sesuai dengan kemampuan metabolismenya. Kadar normal asam urat di dalam darah berkisar antara 2 – 7 mg% . Bila melebihi dari 7 mg%, dapat menimbulkan GOUT akibat kristalisasi dalam persendian. Gout adalah serangan asam urat yang parah sehingga penderita benar-benar merasa kesakitan. GOUT yang disebabkan oleh asam urat memang muncul sesekali karena metabolisme purin yang tidak normal. Makin tinggi kadar purin dalam darah maka akan tinggi pula kadar asam urat. |
|
Pemanfaatan Sidagori sebagai obat asam urat
Untuk menyembuhkan asam urat, gunakan satu batang lengkap tanaman sidagori termasuk akarnya (100 g/tanaman). Cuci bersih lalu rebus dengan satu liter air hingga tersisa setengahnya. Air rebusan sidagori rasanya sedikit langu, karenanya setelah disaring, tambahkan sesendok gula pasir atau gula merah ke dalam air seduhan hingga terasa agak manis. Agar proses penyembuhan asam urat lebih optimal, minum air rebusan ini selama tiga hari. |
|